Senin, 14 April 2014

Mitos Handphone Baru Harus di Charge Dulu

Pengalaman setiap membeli handphone atau smartphone baru penjualnya akan selalu mengingatkan pada pembelinya untuk mengisi daya baterainya dulu sampai penuh sebelum digunakan... supaya baterainya bisa awet atau baterainya bisa berumur panjang, betulkan demikian...????

Pada saat ini setiap handphone baru hampir dipastikan menggunakan baterai Lithium ion (Li-ion) atau Lithium Polymer (Li-Poly). Sedangkan pada handphone keluaran lama masih menggunakan baterai berbahab dasar Ni-MH (Nikel-Metal Hydride). Sehingga tidak ada
keharusan untuk melakukan pengisian daya sampai penuh dulu sebelum digunakan.

Salah satu perbedaan baterai yang berbahan dasar Li-ion tidak lagi ada memory effect seperti yang biasa terjadi di baterai type Ni-MH, dimana sebelum di-charge ada keharusan baterai di kosongkan terlebih dahulu supaya mendapatkan kapasitas yang maksimal.

Ada anggapan kalau baterai ponsel baru perlu di-charge lebih lama, supaya sel-sel di dalamnya bisa terisi maksimal.

Tetapi pada kenyataannya, perlakuan tersebut tidak dibutuhkan. Kalau kita perhatikan juga, di buku panduan ponsel, biasanya hanya disebutkan untuk men-charge baterai sampai penuh saja.

Malah sebaiknya, untuk baterai Li-ion atau Li-poly, jangan dibiasakan baterai dipakai sampai habis, karena bisa mempengaruhi umur cycling baterai yang akan menjadi lebih pendek.

cak kus

Anda baru saja membaca artikel Cari Tahu Handphone jika anda suka silahkan kasih like dan jika ada kritik dan saran silahkan isi komentar di bawah, terima kasih

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright @ 2013 CARI TAHU HANDPHONE.